23.8 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Kepsek di Sulsel Mundur Massal, Disdik Sulsel Angkat Bicara

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) angkat bicara sekaitan kepala-kepala sekolah atau kepsek SMA/SMK yang mundur massal.

Disdik menegaskan bahwa ini merupakan bagian dari evaluasi terhadap kepala SMA dan SMK demi meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola sekolah, serta mengoptimalkan layanan kepada peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik Sulsel), Andi Iqbal Najamuddin, mengatakan evaluasi dilakukan secara berkala sebagai bagian dari mekanisme pembinaan organisasi guna memastikan penyelenggaraan pendidikan berlangsung efektif, profesional, dan akuntabel.

“Evaluasi dilakukan terhadap seluruh kepala sekolah sebagai bagian dari penguatan kinerja dan tata kelola pendidikan. Hasil evaluasi menjadi salah satu dasar dalam penempatan maupun keberlanjutan penugasan kepala sekolah,” ujar Andi Iqbal Najamuddin, Selasa (9/6/2026).

Baca juga:  Bupati Barru Tekankan RPJMDes Jadi Peta Jalan Pembangunan Desa Delapan Tahun

Menurutnya, evaluasi merupakan mekanisme yang lazim diterapkan dalam sistem pemerintahan untuk memperkuat kualitas manajemen pendidikan di lingkungan sekolah.

Ia menjelaskan, penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan mencakup berbagai aspek, termasuk tata kelola dan pengelolaan keuangan sekolah.

“Seluruh aspek dinilai secara menyeluruh untuk memastikan sekolah dapat dikelola secara optimal, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan,” katanya.

Terkait adanya kepala sekolah yang memilih mengundurkan diri, Andi Iqbal menegaskan keputusan tersebut merupakan pilihan pribadi yang disampaikan masing-masing setelah proses evaluasi selesai dilakukan.

“Pengunduran diri tersebut merupakan keputusan pribadi dan sukarela dari yang bersangkutan setelah mempertimbangkan hasil evaluasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan evaluasi dilaksanakan secara objektif, profesional, serta mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca juga:  DPRD Gowa Jadwalkan Ulang Rapat Pansus Hak Angket dengan Bupati, Ini Alasannya

Di tengah berlangsungnya proses evaluasi, Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan memastikan kegiatan belajar mengajar di seluruh SMA dan SMK tetap berjalan normal tanpa mengganggu pelayanan kepada peserta didik.

“Pendidikan adalah layanan publik yang harus terus berjalan. Karena itu, kami memastikan seluruh proses pembelajaran di sekolah tetap berlangsung dengan baik,” kata Andi Iqbal.

Pemprov Sulsel, lanjutnya, akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui tata kelola yang transparan, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru