Desa Terkini, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mulai menyiapkan pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Oktober 2026. Siapakah pengganti ASN nomor satu di provinsi ini?
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding mengatakan, Jufri masih menjalankan tugas sebagai Sekda hingga memasuki masa purnabakti. Namun, apel Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis 17 September 2026, menjadi apel terakhir yang dipimpinnya.
“TMT mulai 1 Oktober, cuma ini upacara terakhir dipimpin beliau,” kata Erwin yang turut menghadiri apel tersebut.
Menurut Erwin, Pemprov Sulsel telah menyiapkan proses pergantian Jufri Rahman. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman nantinya akan mengirimkan satu nama calon Pj Sekda Sulsel kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Pak Gubernur akan mengirimkan satu nama calon Pj Sekda Sulsel ke Kemendagri untuk diajukan sebagai Pj Sekda Sulsel,” ujarnya di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (17/9/2026).
Erwin belum membeberkan nama yang disiapkan Pemprov Sulsel. Ia hanya memastikan calon yang diusulkan berasal dari pejabat dengan jabatan eselon II A.
“Yang jelas Eselon IIA,” katanya.
Di tengah proses tersebut, sejumlah nama disebut-sebut masuk dalam bursa calon Pj Sekda Sulsel. Mereka di antaranya Kepala Satpol PP Sulsel Andi Arwin Azis, Kepala BKPSDM Sulsel Prof Muhammad Jufri, dan Kepala Dinas Dukcapil Sulsel Iqbal Suhaeb.
Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Pemprov Sulsel mengenai siapa yang akan diajukan kepada Kemendagri.
Andi Arwin Azis sebelumnya merupakan Pj Wali Kota Makassar. Namanya disebut sebagai salah satu kandidat yang berpeluang mengisi posisi Pj Sekda Sulsel selama proses menuju penetapan Sekda definitif.
Sementara itu, Jufri Rahman menggunakan apel HKN tersebut sebagai momentum untuk menyampaikan pamit kepada jajaran ASN Pemprov Sulsel.
“Hari ini upacara terakhir saya sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sebelum memasuki masa purnabakti,” ujar Jufri.
Meski akan segera mengakhiri masa kedinasannya, Jufri menegaskan berakhirnya jabatan tidak berarti berakhirnya pengabdian kepada daerah.
“Yang berakhir itu jabatan bukan pengabdian. Yang selesai masa kedinasan, bukan kecintaan kepada Sulawesi Selatan,” katanya.
Jufri memastikan dirinya masih akan menjalankan tugas sebagai Sekda Sulsel hingga resmi memasuki masa pensiun pada 1 Oktober 2026.
Reporter : Muchtasim


