34 C
Makassar
Kamis, September 17, 2026

Prabowo Sebut Kopdes Merah Putih Berdampak ke Ekonomi Desa Mulai 2027

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memperkirakan dampak ekonomi dari program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mulai terasa pada 2027. Dampak tersebut diharapkan muncul dari pemangkasan rantai distribusi kebutuhan pokok hingga ke tingkat desa.

Prabowo menyampaikan hal itu dalam Program Presiden Prabowo Menjawab yang dikutip dari rilis Bakom RI, Rabu 16 September 2026.

“Dan ini nanti efeknya akan terasa saya kira beberapa bulan, mungkin tahun 2027, 2028 akhir. Ini kurang lebih,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai salah satu sarana rantai pasok utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa. Keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat memperpendek jalur distribusi sehingga harga kebutuhan pokok yang diterima masyarakat menjadi lebih terjangkau.

Baca juga:  Kupas Masalah Lokal, Apdesi Sulsel Akan Bawa Seminar Nasional Kopdes ke Makassar

Prabowo mengatakan saat ini sekitar 6.000 Kopdes Merah Putih telah beroperasi. Ia meyakini dampak ekonomi program tersebut akan semakin terasa seiring dengan bertambahnya jumlah koperasi yang dibangun dan beroperasi.

Ia menilai Kopdes Merah Putih dapat menjadi terobosan dalam membangun sistem rantai pasok yang lebih efisien. Melalui koperasi, produk dari produsen diharapkan dapat disalurkan langsung kepada konsumen tanpa melewati terlalu banyak perantara.

Prabowo mencontohkan distribusi hasil panen petani yang dalam kondisi tertentu dapat melewati sekitar lima perantara sebelum sampai ke konsumen.

Menurut dia, setiap perantara mengambil margin dari proses distribusi tersebut. Margin itu disebut dapat mencapai 30 hingga 40 persen.

Kondisi tersebut, kata Prabowo, membuat konsumen harus membeli bahan pangan dengan harga lebih tinggi. Di sisi lain, petani belum tentu memperoleh pendapatan yang optimal karena sebagian nilai ekonomi dari produk terserap dalam rantai distribusi.

Baca juga:  APDESI Merah Putih Sinjai Temui Bupati, Desa Tematik Jadi Bahasan Utama

“Ada tambahan (penghasilan) untuk petani, tapi konsumen juga hemat. Jadi ini kurang lebih gagasan intinya,” kata Prabowo.

Dengan konsep tersebut, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi pusat layanan ekonomi di desa, tetapi juga dapat memperpendek rantai pasok, meningkatkan pendapatan produsen, dan menekan harga yang dibayarkan konsumen.

Namun, dampak ekonomi yang disampaikan Prabowo tersebut masih berupa target dan proyeksi pemerintah. Efektivitasnya akan bergantung pada kemampuan Kopdes Merah Putih menjalankan fungsi distribusi, menghubungkan produsen dengan konsumen, serta membangun operasi koperasi yang berjalan secara berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru