34 C
Makassar
Jumat, September 18, 2026

KM Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Penumpang Masih Dicari, 1 Meninggal

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan berupa kemiringan (listing) dan hilang kontak di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, membawa 243 orang dalam manifes. Hingga Minggu 13 September 2026 pukul 12.00 Wita, sebanyak 103 orang telah dievakuasi, dengan rincian 102 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan evakuasi dilakukan oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Para korban kemudian dibawa menuju sejumlah lokasi terdekat.

“Kapal MT Mauhau mengevakuasi 16 orang, yakni 15 orang selamat, 1 orang meninggal dunia. Sebanyak 16 orang ini akan dibawa ke Tuban, Jawa Timur,” kata Putu dalam siaran pers di Banjarmasin, Minggu 13 September 2026.

Sementara itu, Kapal MT AIDA mengevakuasi 49 orang dalam kondisi selamat. Kapal TB TCP juga menyelamatkan 38 orang yang seluruhnya dinyatakan selamat.

Baca juga:  Penerbangan Selayar Tetap Berjalan, Pemkab Siapkan Subsidi Rp3 Miliar hingga Desember

MT AIDA dan TB TCP selanjutnya diarahkan menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Tim SAR gabungan masih melakukan pendataan untuk memastikan identitas para korban yang telah dievakuasi, termasuk korban meninggal dunia.

140 Orang Masih Dicari

Dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8, sebanyak 140 orang masih dalam pencarian.

Operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan dengan mengerahkan armada laut dan udara. Basarnas menerjunkan KN SAR Laksmana serta satu unit helikopter dari Surabaya untuk menyisir perairan tempat kapal tersebut mengalami kecelakaan.

Sementara itu, KN SAR Permadi-249 juga diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk mendukung operasi SAR.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, KM Virgo Transport 8 milik PT Virgo Karya Shipping bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu 12 September 2026 pukul 06.52 WIB.

Baca juga:  Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta, Ini Besaran Sebenarnya

Kapal dengan ukuran 8.540 GT tersebut dinakhodai Arief Yunianto. Kapal dilaporkan mengalami listing dan hilang kontak pada Minggu sekitar pukul 02.00 WIB di perairan Masalembo.

Sebelum hilang kontak, kapal sempat mengabarkan kondisi cuaca buruk di wilayah perairan yang berjarak sekitar 80 mil laut atau sekitar 148 kilometer dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

Bawa 243 Orang dan 89 Kendaraan

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan berdasarkan manifes, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.

Selain penumpang dan kru, kapal tersebut juga mengangkut 89 unit kendaraan.

Baca juga:  Rektor Unsoed Tersangka, Begini Nasib Mahasiswa Korban Pemerasan

“Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan semua pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” kata Heri.

KSOP Kelas I Banjarmasin telah mendirikan Posko Tanggap Darurat di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Trisakti. Posko tersebut digunakan untuk mendukung koordinasi antara petugas, keluarga korban, dan instansi terkait.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan KM Virgo Transport 8 masih dalam tahap investigasi. Dampak pencemaran yang mungkin timbul akibat insiden tersebut juga masih ditelusuri oleh pihak berwenang.

Operasi pencarian terhadap 140 orang yang masih belum ditemukan terus dilakukan Tim SAR Gabungan di perairan Laut Jawa.

Reporter : Bayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru