30 C
Makassar
Selasa, Agustus 4, 2026

Usai Penertiban Bangunan di Atas Drainase, Trotoar Jalan Tinumbu Dibangun Kembali

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Jalan dan Jembatan terus melakukan pembenahan fasilitas publik guna mewujudkan kawasan perkotaan yang lebih tertata, aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Salah satu upaya yang tengah dilakukan yakni penataan serta pembangunan kembali trotoar di Jalan Tinumbu, tepatnya di wilayah perbatasan Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur kota.

“Pemkot Makassar melalui Dinas PU Bidang Jalan dan Jembatan bergerak cepat melakukan penataan kembali fasilitas publik demi menciptakan tata kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, Kamis (25/6/2026).

Menurut Zuhaelsi, lokasi yang ditata berada di samping SMK Negeri 4 Makassar, salah satu kawasan yang setiap hari ramai dilintasi masyarakat.

Baca juga:  Andi Sudirman Mulai Pembangunan Paket 6 MYP Jalan di Desa Tiromanda Luwu

Penataan tersebut dilakukan setelah pembongkaran sejumlah bangunan yang sebelumnya berdiri di atas saluran drainase di kawasan tersebut.

“Setelah dilakukan pembongkaran bangunan yang berada di atas saluran air, kami langsung melakukan penataan kawasan agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” jelas Zuhaelsi.

Ia menerangkan, pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan trotoar baru dengan lebar sekitar 170 sentimeter dan panjang 70 meter. Fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pejalan kaki sekaligus meningkatkan aksesibilitas kawasan.

Menurutnya, keberadaan trotoar yang tertata akan mengembalikan fungsi ruang bagi pejalan kaki yang selama ini kerap terganggu akibat pemanfaatan area publik yang tidak sesuai peruntukan.

“Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan fasilitas publik dapat digunakan sesuai fungsinya,” terangnya.

Selain memperbaiki fasilitas pejalan kaki, pembangunan trotoar juga dirancang dengan tetap memberikan akses terhadap saluran drainase yang berada di bawahnya. Dengan demikian, kegiatan pemeliharaan, inspeksi, hingga pembersihan sedimen dapat dilakukan secara berkala oleh petugas.

Baca juga:  BYD Buka Lebih dari 9.000 Loker, Ekspansi EV Makin Agresif

Ia menilai akses yang mudah terhadap drainase akan mempercepat penanganan apabila terjadi penyumbatan yang berpotensi menghambat aliran air.

“Penataan ini tidak hanya memperbaiki tampilan kawasan, tetapi juga mendukung fungsi drainase. Dengan akses yang terbuka, petugas dapat lebih mudah melakukan pemeliharaan sehingga saluran tetap berfungsi optimal,” katanya.

Zuhaelsi menjelaskan, pembenahan trotoar di Jalan Tinumbu merupakan bagian dari penataan kawasan pasca penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya menempati trotoar dan area di atas saluran drainase.

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, tidak hanya fokus melakukan penertiban, tetapi juga memastikan kawasan yang telah dibebaskan kembali ditata agar lebih rapi, estetis, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Lebih jauh, normalisasi kawasan Jalan Tinumbu juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengantisipasi musim hujan serta potensi banjir. Saluran yang bersih dan bebas hambatan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran air sehingga risiko genangan dapat ditekan.

Baca juga:  Powerbank Terbakar di Kabin Pesawat Batik Air, Ini Penjelasan Bandara Sulhas

“Ketika saluran berfungsi dengan baik dan bebas sumbatan, aliran air menjadi lebih lancar. Ini menjadi salah satu upaya kita untuk mengurangi potensi genangan dan banjir saat curah hujan tinggi,” tambahnya.

Ia menegaskan, penataan trotoar di Jalan Tinumbu menjadi langkah awal dari program pembenahan lanjutan terhadap berbagai lokasi hasil penertiban PKL maupun bangunan yang melanggar fungsi ruang publik di Kota Makassar.

Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk memastikan setiap kawasan yang telah ditertibkan dapat ditata kembali sehingga menghadirkan lingkungan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi warga.

“Kami ingin setiap lokasi yang telah ditertibkan dapat berubah menjadi ruang yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman. Karena tujuan akhirnya adalah menghadirkan kota yang lebih baik bagi seluruh warga Makassar,” tutup Zuhaelsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru