34 C
Makassar
Kamis, September 17, 2026

Tiga Insiden Pesawat dalam Tiga Hari, Apa yang Terjadi di Bandara Sulhas?

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sulhas), Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencatat tiga insiden penerbangan pesawat dalam tiga hari berturut-turut. Dua di antaranya melibatkan pesawat milik TNI yang mengalami insiden di landasan pacu, sementara satu kejadian terbaru melibatkan pesawat surveillance milik PT VAST Intra Avia yang mengalami kendala teknis.

Rangkaian kejadian tersebut berlangsung sejak Senin 24 Agustus hingga Rabu 26 Agustus 2026. Meski terjadi di area runway, pengelola bandara memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal karena Bandara Sultan Hasanuddin memiliki dua landasan pacu.

Senin, Sukhoi Tergelincir di Runway 13-31

Insiden pertama terjadi pada Senin 24 Agustus 2026. Pesawat tempur Sukhoi SU-30 MK2 milik TNI Angkatan Udara mengalami runway excursion setelah melakukan pendaratan di sisi barat Bandara Sultan Hasanuddin.

Pesawat tersebut dilaporkan keluar dari jalur landasan pacu atau runway excursion setelah mendarat di Runway 13-31.

Petugas bandara kemudian melakukan penanganan terhadap pesawat tersebut. Insiden ini menjadi perhatian karena melibatkan pesawat tempur milik TNI AU dan terjadi di salah satu runway utama bandara.

Baca juga:  Peduli Korban Gempa NTT, Angkasa Pura Bandara Sulhas Kirim Bantuan via Hercules

Selasa, Pesawat Cassa Tergelincir Saat Mendarat

Sehari berselang, Selasa 25 Agustus 2026, insiden kembali terjadi. Kali ini pesawat angkut Cassa milik TNI tergelincir setelah melakukan pendaratan di Runway 03-21.

PGS Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin Taufan Yudhistira mengatakan informasi mengenai insiden tersebut pertama kali diterima dari Air Traffic Control (ATC).

“Kami dari bandara mendapatakan informasi dari tower (ATC). Jadi begitu tower menginformasikan kepada petugas di bandara dan langsung ke lokasi kejadian serta langsung melakukan penanganan,” tutur Taufan dalam siaran pers yang dilihat desaterkini.id

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang telah dievakuasi oleh personel bandara dan kemudian diserahkan kepada pihak TNI.

Taufan menegaskan lokasi kejadian berbeda dengan insiden Sukhoi sehari sebelumnya. Sukhoi mengalami insiden di Runway 13-31, sedangkan pesawat Cassa tergelincir di Runway 03-21.

“Jadi kejadian yang kemarin (tergelincirnya Sukhoi SU-30 MK2) di runway yang berbeda. Kejadian yang kemarin di Runway 13-31, dan yang hari ini (Runway) 03-21,” ujar Taufan.

Baca juga:  Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Rp16 Juta, Ini Besaran Sebenarnya

Rabu, Pesawat Surveillance Gagal Terbang

Belum genap 24 jam sejak insiden kedua, persoalan kembali terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin pada Rabu 26 Agustus 2026.

Sebuah pesawat surveillance milik PT VAST Intra Avia yang dijadwalkan terbang dari Makassar menuju Surabaya mengalami kendala teknis berupa wheel lock.

Pesawat dengan tipe Piper PA-31 Navajo tersebut kemudian tidak dapat melanjutkan penerbangannya. Personel bandara segera menuju lokasi setelah menerima informasi dan melakukan evakuasi pesawat dari area runway menuju apron.

“Telah terjadi pesawat PT VAST Intra Avia (pesawat surveillance) mengalami kendala teknis (wheel lock) di Bandara Sultan Hasanuddin,” ujar Taufan Yudhistira dalam keterangannya, Rabu 26 Agustus 2026.

Menurut Taufan, proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Pesawat selanjutnya ditempatkan di apron untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

“Sesaat menerima informasi, personel bandara langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi pesawat dengan tipe Piper PA-31 Navajo tersebut,” katanya.

Baca juga:  Rute Makassar-Jakarta di Bandara Sulhas Kembali Terbang

“Penanganan evakuasi dilakukan dengan cepat dan tepat menuju ke apron lebih kurang selama 30 menit,” lanjutnya.

Tiga Insiden, Dua Runway

Rangkaian insiden tersebut terjadi di dua runway yang dimiliki Bandara Sultan Hasanuddin. Sukhoi pada Senin mengalami insiden di Runway 13-31, sementara pesawat Cassa pada Selasa mengalami insiden di Runway 03-21.

Adapun insiden pesawat PT VAST Intra Avia pada Rabu juga dapat segera ditangani dengan mengevakuasi pesawat menuju apron.

Meski tiga insiden terjadi secara beruntun, pengelola bandara menyatakan aktivitas penerbangan tidak mengalami gangguan berarti.

“Tidak terdapat penerbangan dari Bandara Sultan Hasanuddin yang terdampak, karena Bandara Sultan Hasanuddin memiliki runway yang lain. Operasional bandara juga tetap berjalan normal,” jelas Taufan.

Sebelumnya, setelah insiden pesawat Cassa pada Selasa, pihak bandara juga memastikan seluruh kegiatan penerbangan tetap berlangsung normal.

“Karena semua runway bisa beroperasi, penerbangan normal. Operasional bandara juga normal. Semuanya normal,” pungkas Taufan.

Reporter : Andi Alfath

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru