Desa Terkini, Makassar – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), Wahyudin Mapparenta, menilai program Multi Years Project (MYP) yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) membawa dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui peningkatan infrastruktur.
Menurut Wahyu sapaannya, pembangunan jalan dan irigasi yang dikerjakan melalui skema MYP mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Infrastruktur yang semakin baik dinilai memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi di pedesaan.
“Saya sangat mengapresiasi program pembangunan dari Pak Gubernur. Banyak ruas jalan di daerah yang kini dalam kondisi mulus dan nyaman dilalui masyarakat,” ujar Wahyudin kepada wartawan di Makassar, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, akses jalan yang semakin baik memudahkan mobilitas masyarakat serta mempercepat distribusi barang dan hasil pertanian dari desa menuju pusat-pusat perdagangan.
Selain itu, pembangunan jaringan irigasi juga dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian.
“Irigasi yang membaik membuat sawah-sawah petani teraliri air secara optimal. Lahan yang tadinya merupakan daerah tadah hujan kini bisa teraliri air dengan baik. Hal ini tentu mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani,” beber putra daerah asal Kabupaten Takalar tersebut.
Wahyudin menilai, kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemprov Sulsel telah menyasar kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pembangunan jalan, rehabilitasi irigasi, hingga dukungan terhadap sektor pertanian melalui penyediaan bibit dan pupuk.
Sebagai informasi, Program MYP Pemprov Sulsel memiliki nilai investasi sekitar Rp3,7 triliun yang bersumber dari efisiensi APBD Sulsel.
Program tersebut difokuskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, meliputi jalan, jaringan irigasi, serta pembangunan dua rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Luwu.
“Jalan yang mulus memicu mobilitas, irigasi yang baik meningkatkan produksi pertanian, dan fasilitas kesehatan yang dekat memudahkan pelayanan. Ini bentuk pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan rakyat. Untuk itu, Pak Gubernur bisa dibilang Bapak Pembangunan di Sulawesi Selatan,” pungkas Wahyudin.
Senada dengan itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulsel, Muhammad Yunus, mengatakan Program MYP juga memberikan manfaat besar bagi petani dan nelayan di berbagai daerah.
“Program MYP terhadap petani dan nelayan di Sulsel manfaatnya luar biasa dan dinikmati semua warga,” kata Yunus.
Ia berharap cakupan program tersebut ke depan dapat diperluas hingga pembangunan jalan usaha tani atau jalan produksi yang dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil panen.
“Jalan tani atau jalan produksi ini sangat membantu para petani untuk mempermudah pengangkutan hasil pertanian,” harapnya.


