34 C
Makassar
Jumat, September 18, 2026

Muktamar ke-35 NU Digelar 27 Agustus, Ini Jadwal Lengkap hingga Pemilihan Ketum

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Jombang – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan jawal rangkaian pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama alias NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Muktamar NU ke-35 dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Agustus 2026. Sementara itu, registrasi peserta telah dibuka sejak Rabu 26 Agustus 2026.

Ketentuan mengenai jadwal tersebut tercantum dalam Surat PBNU Nomor 970/PB.02/A.1.01.47/99/08/2026 tertanggal 23 Agustus 2026. Surat itu ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

PBNU menyatakan jadwal dan materi yang telah ditetapkan menjadi pedoman bagi peserta serta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.

Registrasi Peserta dan Istighotsah Kubro

Tahapan Muktamar dimulai dengan proses registrasi dan check-in peserta pada Rabu 26 Agustus 2026. Registrasi berlangsung pukul 10.00 hingga 22.00 WIB di kompleks Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Bahrul Ulum.

Pada malam harinya, peserta dijadwalkan mengikuti Istighotsah Kubro yang berlangsung di PP Al-Amanah 2.

Pembukaan Muktamar pada Kamis Malam

Pada Kamis 27 Agustus 2026, proses registrasi dan check-in peserta kembali berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.

Setelah waktu istirahat, shalat, dan persiapan, pembukaan Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 hingga 22.30 WIB di Lapangan Untung Suropati.

Baca juga:  Menteri Agama Jadi Kandidat Ketum PBNU, Benarkah Terbentur Aturan Rangkap Jabatan?

Prosesi pembukaan diawali dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat.

Sejumlah sambutan juga masuk dalam agenda pembukaan, antara lain sambutan Gubernur Jawa Timur, shohibul bait Pesantren Tambakberas, serta laporan Ketua Panitia Muktamar ke-35.

Materi Muktamar kemudian akan diserahkan kepada Ketua Umum PBNU. Rangkaian dilanjutkan dengan Khutbah Iftitah Rais Aam PBNU dan amanat Presiden Republik Indonesia yang sekaligus menandai pembukaan resmi Muktamar ke-35 NU.

Jumat Mulai Masuk Persidangan

Memasuki Jumat 28 Agustus 2026, agenda Muktamar beralih ke rangkaian persidangan.

Sidang Pleno I dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Forum tersebut akan membahas sekaligus mengesahkan jadwal dan tata tertib Muktamar ke-35 NU.

Setelah pelaksanaan Shalat Jumat, Sidang Pleno II digelar pukul 13.30 hingga 17.00 WIB. Agenda utamanya mencakup penyampaian dan pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PBNU, pandangan umum peserta terhadap LPJ, serta jawaban atas pandangan tersebut.

Pada malam hari, mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WIB, peserta akan mengikuti persidangan enam komisi.

Keenam komisi tersebut masing-masing membahas materi berbeda, yakni Komisi A mengenai Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah, Komisi B tentang Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah, Komisi C membahas Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qanuniyyah, Komisi D mengenai organisasi, Komisi E mengenai program, dan Komisi F mengenai rekomendasi.

Baca juga:  Bursa Ketum PBNU Memanas, Prof Muammar Bakry Bocorkan Peta Dukungan NU Sulsel dan Nama Nasaruddin Umar

Sabtu Jadi Puncak Pemilihan Pimpinan NU

Sabtu 29 Agustus 2026 menjadi salah satu tahapan paling penting dalam Muktamar ke-35 NU karena agenda pemilihan kepemimpinan PBNU dijadwalkan berlangsung pada hari tersebut.

Sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, persidangan enam komisi kembali dilanjutkan untuk menyelesaikan pembahasan materi masing-masing.

Hasil pembahasan kemudian dibawa ke Sidang Pleno III yang berlangsung pukul 13.30 hingga 15.00 WIB untuk dilaporkan dan disahkan.

Tahapan berikutnya adalah Sidang Pleno IV pada pukul 15.30 hingga 17.30 WIB. Sidang ini akan membahas dan mengesahkan tata tertib pemilihan Rais Aam serta Ketua Umum PBNU. Forum tersebut juga dijadwalkan melakukan tabulasi usulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Puncak agenda kepemimpinan dijadwalkan berlangsung melalui Sidang Pleno V pada pukul 19.30 hingga 23.30 WIB.

Sidang tersebut memiliki lima agenda utama, yakni mendemisionerkan Pengurus PBNU masa khidmah 2021–2026, memilih dan menetapkan anggota AHWA, menggelar sidang tertutup anggota AHWA sekaligus mengesahkan Rais Aam PBNU masa khidmah 2026–2031, memilih Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026–2031, serta menetapkan formatur.

Rangkaian tersebut menjadikan Sabtu malam sebagai momentum penentuan kepemimpinan Nahdlatul Ulama untuk periode lima tahun berikutnya.

Penutupan dan Konferensi Pers

Rangkaian utama Muktamar ke-35 NU dijadwalkan ditutup pada Ahad 30 Agustus 2026.

Baca juga:  Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Maju sebagai Ketum PBNU di Muktamar ke-35 NU

Acara penutupan berlangsung pukul 08.30 hingga 10.15 WIB. Rangkaian seremoni mencakup pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat, laporan panitia sekaligus penyerahan hasil Muktamar, serta sambutan shohibul bait.

Selanjutnya, Ketua Umum PBNU terpilih masa khidmah 2026–2031 dijadwalkan menyampaikan sambutan. Acara dilanjutkan dengan sambutan Rais Aam PBNU terpilih yang sekaligus menutup secara resmi Muktamar ke-35 NU.

Setelah seremoni penutupan, panitia menjadwalkan konferensi pers pada pukul 10.15 hingga 12.00 WIB. Konferensi pers akan dihadiri Ketua Panitia dan Ketua Umum PBNU terpilih.

Peserta kemudian dijadwalkan melakukan check-out dan kembali ke daerah masing-masing.

Registrasi Wajib Terverifikasi

PBNU menegaskan registrasi peserta telah dimulai sejak 26 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB.

Peserta dari unsur PWNU, PCNU, maupun PCINU diminta memastikan QR Code konfirmasi pendaftaran atau pembaruan data kepesertaan telah valid. Data tersebut harus sesuai dengan Surat Keputusan PBNU yang berlaku dan telah melalui proses verifikasi Sekretariat Panitia Muktamar.

Jadwal yang telah ditetapkan menjadi acuan utama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas. Meski demikian, PBNU mengingatkan bahwa agenda tersebut masih dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu.

Karena itu, seluruh peserta dan unsur kepanitiaan diminta mengikuti informasi resmi PBNU agar setiap tahapan Muktamar dapat berlangsung tertib dan sesuai agenda yang telah ditetapkan.

Reporter : Bayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru