34 C
Makassar
Kamis, September 17, 2026

Pelindo Gandeng Shipping Line Perkuat Jaringan Logistik Nasional

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Makassar – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran nasional maupun internasional guna mendorong terciptanya sistem logistik nasional yang lebih efisien dan terintegrasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Coffee Session bertajuk “Strategic Business Discussion” yang digelar di Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Selasa 4 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah diskusi antara Pelindo dan para pengguna jasa pelabuhan untuk menyamakan persepsi dalam implementasi Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP).

Forum tersebut dihadiri Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Farid Padang, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, serta perwakilan sejumlah perusahaan pelayaran seperti PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), PT Tanto Intim Line, PT Meratus Line, dan SITC.

Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, mengatakan transformasi melalui PINP tidak hanya berorientasi pada pembentukan jaringan pelayaran baru, tetapi juga membangun ekosistem logistik yang lebih terhubung, efisien, dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga:  Pelindo Regional 4 Wujudkan TJSL Lewat Santunan bagi Anak Yatim dari Tiga Panti Asuhan

“Melalui forum seperti ini kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan Pelindo dibangun bersama para pengguna jasa. Kolaborasi merupakan kunci untuk menciptakan jaringan logistik yang lebih andal, meningkatkan kepastian jadwal pelayaran, sekaligus menekan biaya logistik nasional,” ujar Farid.

Ia menjelaskan, implementasi PINP yang ditargetkan mulai berjalan tahun ini dirancang untuk mengurangi ketidakseimbangan arus muatan (imbalance cargo) melalui integrasi jaringan pelayaran, konsolidasi muatan, kepastian jadwal kapal, serta pemberian insentif kepada perusahaan pelayaran yang mampu meningkatkan tingkat keterisian muatan.

Menurut Farid, langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarpelabuhan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan terminal di berbagai wilayah Indonesia.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari Pelindo, perusahaan pelayaran, hingga pemilik barang.

Baca juga:  GMTD Perkuat Budaya K3, 80 Vendor dan Kontraktor Teken Pakta Integritas

Karena itu, Pelindo terus melakukan roadshow dan dialog langsung dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari tahapan implementasi PINP.

Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis mengatakan kawasan Indonesia Timur memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan PINP karena menjadi salah satu pusat jaringan logistik nasional.

“Pelindo Regional 4 siap menjadi mitra strategis bagi seluruh pengguna jasa dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif transformasi yang sedang dijalankan perusahaan. Kami ingin memastikan seluruh perubahan yang dilakukan mampu memberikan kemudahan operasional, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan,” kata Abdul Azis.

Menurutnya, berbagai masukan dari perusahaan pelayaran menjadi bahan penting dalam menyempurnakan implementasi program transformasi agar kebijakan yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri.

Branch Manager Makassar PT Meratus Line, Ngurah Gede Santha Dharma, mengapresiasi inisiatif Pelindo yang membuka ruang komunikasi lebih intensif antara operator pelabuhan dan para pengguna jasa.

Baca juga:  Pelindo Ikut Relawan Bakti BUMN di Sulut, Tanam 500 Pohon hingga Dampingi Petani

“Forum seperti ini sangat positif karena memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menyampaikan masukan secara langsung sekaligus memahami arah transformasi yang sedang dijalankan Pelindo. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga bersama-sama mampu meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung kelancaran distribusi logistik nasional,” ujarnya.

Melalui forum tersebut, Pelindo berharap sinergi dengan perusahaan pelayaran semakin kuat sehingga implementasi transformasi layanan kepelabuhanan dapat dipercepat.

Selain meningkatkan konektivitas antarpelabuhan, program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan ekosistem logistik nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat berupa kepastian jadwal kapal, optimalisasi utilisasi terminal, penurunan biaya logistik, serta peningkatan daya saing pelayaran nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru