29.3 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2026

Ruas Jalan Strategis Sulsel Terus Dibenahi Lewat Proyek MYP

Wajib Dibaca

Desa Terkini, Sinjai – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) pada sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten. Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Melalui proyek tersebut, Pemprov Sulsel berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang, terutama pada jalur-jalur yang menjadi penghubung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai ditangani melalui pekerjaan pengaspalan, pembangunan drainase, penguatan badan jalan, hingga pembangunan dinding penahan tanah di sejumlah titik.

Berdasarkan laporan perkembangan terbaru, pekerjaan MYP saat ini berlangsung pada Paket 3, Paket 4, dan Paket 5 dengan berbagai jenis penanganan sesuai kebutuhan masing-masing ruas.

Baca juga:  Ground Breaking Jalan Rantepao-Baruppu Torut Jadi Langkah Perkuat Mobilitas dan Distribusi Hasil Pertanian

Pada Paket 3, pekerjaan pengaspalan dilakukan di ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tanrutedong melalui penghamparan lapis antara aspal beton atau Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) pada STA 15+150 di sisi kiri dan kanan jalan.

Sementara pada Paket 4, pekerjaan difokuskan di ruas Anabanua–Makale–Batas Sidrap dengan pembangunan talud bahu jalan untuk memperkuat struktur jalan dan meminimalkan risiko kerusakan. Preservasi jalan juga terus dilakukan di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung guna menjaga kondisi jalan tetap mantap dan aman dilalui.

Adapun pada Paket 5, penanganan berlangsung di sejumlah ruas di Kabupaten Bone. Di ruas Ujung Lamuru–Palattae dibangun dinding penahan tanah (DPT) pada STA 9+630 untuk memperkuat badan jalan dari ancaman longsor.

Baca juga:  Trans Sulsel Telah Layani 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun

Selain itu, pembangunan saluran drainase dikerjakan di ruas Palattae–Bojo pada STA 0+425 guna mendukung sistem pembuangan air sekaligus memperpanjang usia layanan jalan. Sementara di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae dilakukan penghamparan lapis antara aspal beton (AC-BC) pada STA 17+550.

Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta mobilitas harian warga di kawasan sekitar.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan proyek MYP diharapkan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sejumlah ruas yang sebelumnya rusak kini mulai mengalami peningkatan kondisi setelah dilakukan penanganan.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Rosyadi, Minggu (14/6/2026).

Baca juga:  Bisa Aliri 800 Hektar Lahan, Andi Sudirman Ground Breaking Daerah Irigasi Lembang di Torut

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas jaringan jalan, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Pemprov Sulsel menargetkan seluruh pekerjaan dalam program MYP dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga memberikan manfaat nyata terhadap konektivitas wilayah, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Selain mempercepat progres pekerjaan, pemerintah provinsi juga terus melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan seluruh pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru